Tantangan Hukum dan Solusi Masyarakat Ekonomi ASEAN ke Thailand

Tantangan Hukum dan Solusi Masyarakat Ekonomi ASEAN ke Thailand – Sejak Masyarakat Ekonomi ASEAN berdiri pada tahun 2015, negara-negara ASEAN sedang mempersiapkan perubahan dan strategi untuk mencapai tujuannya. Seperti negara ASEAN lainnya, Thailand juga menghadapi tantangan hukum. apa tantangannya dan bagaimana cara mengatasinya?

– Tujuan Masyarakat Ekonomi ASEAN
Sejak didirikan pada tahun 2015 oleh Asosiasi Asia Tenggara, Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA telah menjadi perbincangan khususnya di bidang bisnis dan politik. AEC memiliki pilar utama antara lain terciptanya arus bebas barang, investasi, jasa, tenaga kerja terampil dan modal di antara anggota AEC. Thailand yang merupakan pusat perkembangan geografis dan ekonomi di antara anggota MEA sedang mengalami kemajuan dalam perubahan ekstensif yang diperlukan untuk memiliki ekonomi yang terintegrasi.

– Tantangan Hukum Integrasi Ekonomi ke Thailand
Arus bebas investasi, modal dan jasa diharapkan menjadi tantangan bagi banyak anggota ASEAN kecuali Singapura yang telah membuka sistem investasi asing. Thailand merupakan salah satu negara ASEAN yang perlu melakukan amandemen besar-besaran guna membuka partisipasi asing dari anggota ASEAN lainnya. Undang-undang Foreign Business Act BE 2542 di Thailand memberikan pembatasan 49% partisipasi asing di sektor bisnis Thailand sedangkan MEA Blueprint menargetkan hingga 70% anggota ASEAN untuk berpartisipasi dalam mitra ASEAN lainnya untuk berbagai faktor seperti industri IT, transportasi udara, Pembangunan casino online, pariwisata, logistik dan perawatan kesehatan.

– Solusi untuk Tantangan tersebut
Meskipun tujuan cetak biru MEA akan bertentangan dengan undang-undang FBA, namun untuk mengikuti perubahan yang diperlukan untuk integrasi ekonomi, Kementerian Perdagangan Thailand perlu melakukan pengecualian undang-undang FBA saat memberikan izin kepada partisipasi asing yang berasal dari Anggota ASEAN. Ini akan lebih efektif dan praktis daripada mengubah FBA itu sendiri.

Solusi Masyarakat Ekonomi ASEAN ke Thailand

– Manfaat Komunitas Ekonomi ASEAN bagi Thailand
MEA 2015 telah memberikan perkembangan yang positif bagi Thailand khususnya di bidang perdagangan. Sejak 2018, perdagangan dari Thailand ke negara-negara ASEAN lainnya lebih besar dibandingkan dengan negara lain seperti Amerika Serikat, Jepang, China, atau Uni Eropa.

Masyarakat Ekonomi ASEAN bermanfaat bagi Thailand dan negara-negara ASEAN lainnya karena membantu ASEAN menjadi kawasan dengan pergerakan bebas jasa, tenaga kerja terampil, modal, barang dan investasi. Meski demikian, ada beberapa perubahan atau amandemen yang perlu dilakukan oleh negara-negara ASEAN termasuk Thailand dalam rangka integrasi ekonomi antar negara anggota MEA.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DIKELOMPOKKAN MENURUT BISNIS

Logistik, Tenaga Kerja, Pariwisata, UKM Transportasi, biji-bijian, pertanian, kendaraan transportasi IT, medis, pengolahan makanan, makanan, karet & pakaian.

MENURUT NEGARA

CLMV Myanmar , Laos, Kamboja , Indonesia, Vietnam, Singapura , Malaysia, Filipina ລາວ Thailand , Brunei, China, Korea , Jepang, India.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
shares